Perdana
Menteri Turki Tayyip Erdogan, Kamis (15/8/2013), mendesak Dewan
Keamanan PBB membahas pembantaian Mesir untuk menghentikan pertumpahan
darah. Turki juga telah memanggil pulang duta besarnya untuk Mesir,
menyusul insiden berdarah yang menewaskan tak kurang dari 638 orang dan
melukai 4.000 orang pada Rabu (14/8/2013), jumlah ini adalah versi
pemerintahan kudeta yang melakukan pembantaian. Sedangkan menurut
Ikhwanul Muslimin, jumlah korban meninggal hingga 2000 orang lebih.
“Mereka
yang tinggal diam menghadapi pembantaian ini sama bersalahnya dengan
mereka yang melakukan (pembantaian) ini. Dewan Keamanan PBB harus segera
membahas (masalah ini),” tegas Erdogan dalam konferensi pers di Ankara.
Selain
itu, Turki berpendapat, Barat telah menerapkan standar ganda yang
sangat kentara dalam menyikapi situasi di Mesir. “Saya sampaikan pada
negara-negara Barat. Anda tetap diam di Gaza, Anda tetap diam di Suriah…
Anda masih diam pada Mesir. Jadi kenapa Anda berbicara tentang
demokrasi, kebebasan, nilai-nilai global, dan hak asasi manusia?” kecam
Erdogan lantang.
Seiring
pernyataan Erdogan, para pejabat PBB menyatakan bahwa Dewan Keamanan
PBB akan bertemu Kamis (15/8/2013) waktu setempat, menyusul permintaan
dari Perancis, Inggris, dan Australia yang menjadi anggota dewan
tersebut.
Pejabat
Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan, negara itu telah memanggil
pulang duta besarnya untuk Mesir. Pemanggilan dilakukan untuk konsultasi
setelah pembantaian di Mesir, dan tak dipastikan kapan duta besar
tersebut kembali lagi ke Kairo.
Turki
menjadi salah satu negara yang paling keras mengkritisi kudeta militer
terhadap pemerintahan Presiden terguling Mesir Muhammad Mursi. Erdogan
berpendapat, kalangan Barat menerapkan standar ganda terkait
penggulingan Mursi yang berbuntut “pembantaian” pada Rabu (14/8/2013)
tersebut.
“Mereka
yang mengabaikan kudeta ini, mereka yang tidak bisa mengkritik kudeta,
dan mereka yang bahkan gagal untuk menampilkan kehormatan untuk menyebut
kudeta sebagai ‘kudeta’, juga bertanggung jawab atas pembunuhan
anak-anak tak berdosa,” tegas Erdogan.
sumber : http://news.fimadani.com/read/2013/08/16/protes-pembantaian-erdogan-tarik-duta-besar-turki-di-mesir/





